Teori Politik

Posted on December 10, 2010

0



Teori politik adalah bahasan dan generalisasi dari fenomena yang bersifat politik, dengan kata lain teori politik itu merupakan bahasan dan renungan atas ;

  1. Tujuan dari kegiatan politik.
  2. Cara-cara mencapai tujuan itu.
  3. Kemungkinan-kemungkinan dan kebutuhan-kebutuhan yang ditimbulkan oleh situasi politik tertentu.
  4. Kewajiban-kewajiban (obligations) yang diakibatkan oleh tujuan politik itu.

Konsep-konsep yang dibahas pada teori politik itu mencakup : masyarakat, kelas sosial, negara, kekuasaan, kedaulatan, hak dan kewajiban, kemerdekaan, lembaga negara, perubahan sosial, pembangunan politik, modernisasi dsb.

Menurut Thomas P. Jenkin dalam The Study of Political Theory dapat di bedakan dua macam teori politik, sekalipun perbedaan antara kedua kelompok teori ini tidak mutlak.

  1. Teori-teori yang mempunyai dasar moral atau bersifat akhlak dan yang menentukan norma-norma untuk berperilaku politik. Dengan adanya unsur-unsur norma maka teori politik ini mengandung nilai (valuational). Termasuk golongan ini adalah Filsafat politik, teori politik sistematis, ideologi politik, dsb.
  2. Teori-teori yang menggambarkan dan membahas fenomena dan fakta-fakta politik dengan tidak mempersoalkan norma-norma atau nilai. Biasanya bersifat deskriptif (menggambarkan) dan membandingkan (komparatif). Teori ini berusaha membahas fakta-fakta kehidupan politik sedemikia  rupa sehingga dapat disistematisir dan disimpulkan dalam generalisasi-generalisasi.