Unsur-unsur Negara

Posted on December 18, 2010

0



1. Wilayah

setiap negara menduduki tempat tertentu dan memiliki batas tertentu. kekuasaan negara tidak hanya sebatas tanah, tetapi air disekelilingnya dan angkasa diatasnya. karena dampak dari kemajuan teknologi dewasa ini penentuan batas teritorial wilayah menjadi sangat rumit, jika pada masa lampau dalam menentukan wilayah teritorial perairan ditentukan oleh jarak 3 mil dari pantai dan itu menjadi wilayah perairan negara tersebut. atas kepentingan ZEE (zone economic exclusive) contohnya indonesia mengusulkan batas teritorial perairan menjadi 12 mil. disamping itu, kemajuan teknologi telah mendorong beberapa negara untuk menuntut kekuasaan yang lebih luas sejauh 200 mil karena adanya pertambangan minyak dan mineral lainnya di laut lepas atau disebut landas benua (continental self) untuk dijadikan economic zone sehingga adanya keuntungan bagi negara tersebut, misalnya pengambilan ikan.

2. Penduduk

setiap negara pasti memiliki penduduk, kekuasaan negara tentunya menjangkau seluruh penduduk di negara itu. dalam mempelajari penduduk ini, perlu diperhatikan hal-hal seperti tingkat kepadatan penduduk, tingkat kecerdasan penduduk, homogenitas, serta nasionalisme.

dalam hubungan negara yang kira-kira tingkat industrinya sama, negara yang berpenduduk sedikit– akan lemah terhadap negara yang memiliki penduduk yang banyak. namun sebaliknya negara yang memiliki penduduk banyak akan menemukan variabel kendala seperti bagaimana menyediakan fasilitas yang merata bagi masyarakatnya.

pada jaman dahulu negara memperluas wilayahnya dengan cara ekspansi tapi dewasa ini setiap negara membatasi pertumbuhan penduduknya yaitu dengan cara program keluarga berencana.

pada suatu negara yang memiliki penduduk yang banyak, berbagai variabel seperti keragaman budaya, suku, bahasa, dan agama memang menjadikan sebuah identitas bangsa tetapi hal itu akan mempersulit untuk persatuan bangsa. namun, alangkah lebih bijaknya bila keberagaman tersebut dijadikan sebagai penunjang persatuan bangsa yang kokoh dengan adanya jiwa nasionalisme, dimana adanya tujuan bersama-sama yang menginginkan hasil ke arah yang lebih baik bagi negara dan rakyatnya.

3. Pemerintah

setiap negara pasti memiliki organisasi yang mengatur dan merumuskan kebijakan-kebijakan dalam bentuk undang-undang yang mengikat seluruh masyarakatnya dalam sebuah negara.

negara mencakup semuanya tapi pemerintah hanya mencakup sebagian kecil daripadanya, dan pemerintah seringa berubah tetapi negara tidak (kecuali bila direbut oleh negara lain). idealnya dalam suatu negara kekuasaan pemerintah dibagi lagi menjadi kekuasaan eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

4. Kedaulatan

kedaulatan adalah kekuasaan yang tertinggi untuk membuat undang-undang dan melaksanakannya dengan semua cara yang ada, negara yang mempunyai kekuasaan tertinggi berhak untuk memaksakan setiap warganya agar mentaati undang-undang, disamping itu negara mempertahankan kemerdekaannya dari serangan-serangan negara lain dan mempertahankan kedaulatannya keluar.

kedaulatan merupakan suatu konsep yuridis.