Tujuan dan Fungsi Negara

Posted on December 19, 2010

0



Negara dapat dipandang sebagai asosiasi manusia yang hidup dan bekerja sama untuj mengejar beberapa tujuan bersama. Dapat dikatakan bahwa tujuan akhir sebuah negara yaitu membuat rakyatnya sejahtera (bonum publicum, common good, common wealth). Menurut Roger H. Soltau tujuan negara ialah :”memungkinkan rakyatnya berkembang serta menyelenggarakan daya ciptanya sebebas mungkin”.

Tujuan negara republik Indonesia yang sebagaimana tercantum dalam undang-undang 1945 ialah :”Untuk membentuk suatu pemerintahan negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa serta ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, keadilan sosial dengan berdasarkan pada : ketuhanan yang maha esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksaan dalam permusyawaratan perwakilan, serta dengan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia (Pancasila)”.

Negara yang berhaluan Marxisme-Leninisme bertujuan untuk membangun masyarakat komunis, sehingga bonum publicum selalu ditafsirkan dalam rangka tercapainya masyarakat komunis. Tafsiran tersebut mempengaruhi fungsi-fungsi negara dibidang kesejahteraan dan keadilan. Negara dianggap sebagai alat untuk mencapai komunisme dalam arti segala alat-alatnya dikerahkan untuk mencapai tujuan itu. oleh karena itu, dalam bidang kesejahteraan dan keadilan termasuk didalamnya hak-hak asasi warga negara dihapuskan dan diganti oleh hak-hak kolektif.

Akan tetapi setiap negara terlepas dari ideologi-ideologinya, setidaknya perlu menyelenggarakan fungsi minimun yang mutlak harus ada, dan tidak boleh tidak ada, yaitu :

1. Melakukan penertiban (law and order). Dalam hal ini negara bertindak sebagai stabilisator yakni untuk mencegah terjadinya bentrokan-bentrokan sehingga untuk mencapai tujuan bersama negara berhak melakukan penertiban.

2. Mensejahterakan dan memakmurkan rakyat. Dewasa ini fungsi negara dalam hal ini sangat penting apalagi untuk negara-negara baru. Pandangan di Indonesia tercermin pada usaha pemerintah yang melakukan suatu rentetan-rentetan Repelita (rencana pembangunan lima tahun).

3. Pertahanan. Hal ini diperlukan kemungkinan untuk menjaga segala ATHG. Untuk itu negara diperlengkapi dengan alat-alat pertahanan.

4. Menegakan keadilan. Hal ini dilaksanakan melalui badan-badan peradilan.

Menurut ahli lain, Charles E. Merriam, menyebutkan lima fungsi negara, yaitu:

1. Keamanan Ekstern

2. Ketertiban Intern

3. Keadilan

4. Kesejahteraan umum

5. Kebebasan

Keseluruhan fungsi negara diatas diselenggarakan oleh pemerintah untuk mencapai tujuan bersama yang telah ditetapkan.