Ironi Negeri ini

Posted on February 6, 2011

0



Indonesia, merupakan negeri impian bagi negara lain, sumber daya alam yang melimpah, hutan, sawah, gunung dan lautan semuanya kita miliki. tanah yang subur dan lautan luas serta indahnya alam dan ramahnya penduduk Indonesia merupakan wajah cerah negeri ini. semuanya menjadikan Indonesia bak surga dunia, hal itulah yang membuat negara lain iri terhadap kita. namun sungguh ironis, segala kekayaan yang dimiliki tidak bisa dinikmati oleh rakyatnya sendiri.

hutang negara semakin bertambah, carut marut politik, korupsi dan kebobrokan aparat hukum selalu melanda negeri ini. sungguh keadaan yang pilu dan memalukan, keelokan negeri hilang oleh para aparatur negara, mereka seakan lebih mengedepankan kepentingan pribadi maupun kelompok, sejatinya mereka disana adalah orang yang memiliki banyak janji manis untuk memperbaiki kehidupan bangsa dengan jurus komunikasi tingkat tingginya yang berhasil memperdaya rakyat kala kampanye berlangsung.

pejabat kita kaya raya, gaji nya pun bahkan selalu minta naik, sangat kontras berbeda sekali dengan apa yang terjadi pada rakyatnya. sadarlah bung! rakyat kita masih banyak yang hidup dibawah garis kemiskinan, mereka ingin sekali mencicipi kebahagiaan dalam hidup. janganlah kalian berpikir tanpa kekuatan, tunjukan pergerakanmu jangan sampai kami yang bergerak untuk menghakimi-mu.

nada-nada pemerintah yang selalu berbicara bahwa telah turunnya tingkat kemiskinan di negeri ini hanya berupa ucapan. apa yang dijadikan tolak ukur tingkat kemiskinan dan kesejahteraan rakyat? bila dirasa, bangsa ini tetap gini-gini saja!

kekayaan alam yang melimpah tak mampu diberdayakan oleh pemerintah dengan baik untuk rakyatnya. bayangkan, negara kita merupakan negara agraris negara penghasil beras yang idealnya menjadi komoditas utama negara, tapi aneh negara kita masih saja mengimpor beras. selain itu, buruknya pertahanan negara yang dimana Indonesia merupakan negara geo-strategis dengan prinsip kekuatan terbesar negara berada di wilayah maritim atau kelautan, tapi aneh, kekayaan laut yang dimiliki kerap dicuri oleh negara tetangga. apakah negeri ini merupakan negeri yang salah memiliki karena luas negara yang dimiliki tak mampu diurus oleh pemerintah dan dibiarkan tak terpelihara. masih ingat kasus pulau sipadan dan ligitan yang disahkan oleh PBB bahwa pulau tersebut milik malaysia, ya keputusan tersebut didasarkan atas pulau yang tidak diurus oleh Indonesia sehingga sengketa dimenangkan oleh Malaysia.

mau sampai kapan rakyat kita menangis di tengah kekayaan alam yang melimpah? negara lain iri terhadap negara kita, tapi mungkin mereka menertawakan kita akan ketidak berdayaan nya pemerintah dalam mengelola kekayaan alam sendiri untuk rakyatnya.

pemerintah kita lebih sibuk dengan kepentingan pribadi dan kelompoknya, pemerintah kita terlalu disibukan dengan kasus-kasus yang berimbas pada rakyatnya, kapan mau memikirkan rakyat? berpikirlah dengan bijak dan arif tanpa dinaungi oleh kepentingan lain.

Posted in: Tulisan Saya